Managing Educational Quality through SWOT Analysis: A Case Study at SMA Negeri 3 Ponorogo
DOI:
https://doi.org/10.65097/at-takwin.v1i1.31Keywords:
Quality Management, SWOT Analysis, Merdeka CurriculumAbstract
SMA Negeri 3 Ponorogo merupakan salah satu lembaga pendidikan yang menghadapi tantangan dalam menyesuaikan diri terhadap perubahan kurikulum agar dapat terus menjaga dan meningkatkan mutu layanan pendidikan. Tantangan tersebut muncul seiring dengan dinamika kebijakan nasional, implementasi Kurikulum Merdeka, dan meningkatnya persaingan antar sekolah dalam memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data diperoleh dari berbagai pihak yang terlibat langsung dalam pelaksanaan pendidikan di sekolah, yaitu kepala sekolah, wakil kepala bidang kurikulum, dan guru. Data dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana, yang meliputi proses kondensasi data, penyajian data, dan verifikasi data. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapan SMA Negeri 3 Ponorogo dalam menghadapi perubahan kurikulum serta upaya yang dilakukan dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi mutu pendidikan di sekolah tersebut, serta merumuskan strategi yang dapat diterapkan dalam menghadapi dinamika kebijakan kurikulum dan perkembangan sistem pendidikan nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA Negeri 3 Ponorogo memiliki sejumlah kekuatan terutama pada aspek kualitas guru, ketersediaan infrastruktur pembelajaran yang memadai, serta dukungan kepemimpinan yang partisipatif dalam pengambilan keputusan. Namun, penelitian juga menemukan adanya kelemahan, terutama dalam hal kesiapan menghadapi perubahan kurikulum. Dari sisi eksternal terdapat peluang besar berupa dukungan kebijakan pemerintah terhadap Kurikulum Merdeka serta adanya potensi kerja sama eksternal dengan pihak industri dan institusi pendidikan lainnya. Meskipun demikian sekolah juga menghadapi ancaman dari ketidakpastian regulasi dan resistensi terhadap perubahan yang dapat menghambat kelancaran implementasi kurikulum baru.
Downloads
References
Bronfenbrenner, U. (1979). The Ecology of Human Development. Harvard University Press.
E., G., & Tat, M. (2017). SWOT Analysis: A Theoretical Review. The Journal of International Social Research, 10(15), 994–1006.
Edward, S. (2006). Total Quality Management in Education. IRCiSoD, Cet, IV.
Hasanah, A. U., Ratnaningsih, S., Maftuhah, Zahruddin, & Purwanto, I. (2024). Manajemen Mutu Pendidikan melalui Analisis SWOT. Journal on Education, 07(01), 2634–2641.
Hill, T., & Westbrook, R. (1997). SWOT Analysis: It’s Time for a Product Recal. Long Range Planning.
Hoy, W. K., & Miskel, C. G. (1991). Educational administration, theory, research and practice. McGraw-Hill.
Huberman, M. M. B. ., Huberman, M., & Saldana, J. (2014). Quality Data Analysis A. Methods Sourcebooks Edition 3. SAGE Publication.
Karisma, L. A., & Thoyib, M. (2022). Manajemen Perubahan dalam Mempertahankan Prestasi Madrasah Unggulan (Studi Kasus di MAN 2 Ponorogo pada Masa Pandemi COVID-19). Journal Of Islamic Education Management, 1(1), 48.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Khasanah, U., Riyanto, Y., & Setyowati, S. (2023). Total Quality Management (TQM) in Education: School Quality Management for Quality Educational Services at Senior High Schools. SAR Journal - Science and Research, 6(3), 211–216.
Mulyasa, E. (2017). Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah.
Nadziroh, I. F., & Thoyib, M. (2022). Manajemen Kesiswaan dalam Peningkatan Potensi Diri SiswaIntra Sekolah (Studi Kasus di SMP Negeri 5 Ponorogo). Journal Of Islamic Education Management, 1(2), 62.
Pradana, A., Thoyib, M., & Humaisi, M. S. (2024). Manajemen Program Alfamart Class sebagai Strategi Kolaboratif Pengembangan Karier Siswa di SMKN 1 Ponorogo. Southeast Asian Journal of Islamic Education Management, 5(2), 238.
Revina, S. (n.d.). Skor siswa Indonesia dalam penilaian global PISA melorot, kualitas guru dan disparitas mutu penyebab utama. https://rise.smeru.or.id/id/blog/skor-siswa-indonesia-dalam-penilaian-global-pisa-melorot-kualitas-guru-dan-disparitas-mutu
Roni Harsoyo. (2022). Teori Kepemimpinan Transformasional Bernard M. Bass dan Aplikasinya Dalam Peningkatan Mutu Lembaga Pendidikan Islam. Southeast Asian Journal of Islamic Education Management, 3(2), 247–262.
Sari, Y., & Ikhwan, M. S. (2024). SWOT Analysis in Preparing Company Strategic Plans. Jurnal Tinta, 6(1), 157–164.
Shulman, L. S. (1987). Knowledge and Teaching: Foundations of the New Reform.
Sidiq, U., & Choiri, M. M. (2019). Metode Penelitian Kualitatif di Bidang Pendidikan. CV. Nata Karya.
SUTARSIH, W., & HARYATI, T. (2024). Peran Digitalisasi Sekolah Terhadap Mutu Pendidikan. LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(1), 136–143.
Syakib, D. N. R. (n.d.). Analisis SWOT Pendidikan SMA: Meninjau Kelebihan dan Tantangan di Dunia Pendidikan.
T. Hasballah, & Zulfatmi. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka: Tantangan, Kebijakan, Dan Dampak Terhadap Pendidikan. Jurnal Ilmiah Edukatif, 10(2), 312–322.
Tjiptono, F. (2015). Total Quality Management. Andi Offset.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Harvard University Press.
Zulkarnain, Jumira Warlizasusi, Eka Apriani, Asri Karolina, & Sihombing, S. W. (2024). Perencanaan Strategis Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Madrasah Melalui Analisis Swot. Leadership: Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam, 5(2), 147–159.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 At-Takwin: Journal of Islamic Education Studies

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

