Focus and Scope

Focus

JPPM berfokus pada publikasi hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang menerapkan pendekatan ilmiah untuk menyelesaikan permasalahan, meningkatkan kapasitas, memberdayakan kelompok masyarakat, mengembangkan inovasi, atau meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

Artikel yang diterbitkan harus menunjukkan hubungan yang jelas antara keilmuan penulis, kebutuhan atau permasalahan masyarakat, metode pelaksanaan kegiatan, hasil kegiatan, evaluasi, serta manfaat atau dampak yang diperoleh masyarakat atau mitra.

JPPM menerima artikel dari seluruh rumpun ilmu dengan pendekatan monodisipliner, interdisipliner, maupun multidisipliner sepanjang kegiatan tersebut berorientasi pada pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.

Scope

Pendidikan dan Literasi (inovasi pembelajaran masyarakat; pendidikan anak, remaja, dan orang dewasa; literasi dasar; literasi digital; literasi keuangan; literasi hukum; pendidikan inklusif; peningkatan kompetensi guru dan tenaga pendidikan; pendidikan masyarakat dan pelatihan keterampilan).

Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat (promosi dan edukasi kesehatan; kesehatan masyarakat; kesehatan ibu dan anak; gizi masyarakat; kesehatan lingkungan; kesehatan reproduksi; kesehatan kerja; pencegahan penyakit; peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat; pemberdayaan kader dan komunitas kesehatan).

Ekonomi, Bisnis, Manajemen, dan Kewirausahaan (pemberdayaan UMKM;kewirausahaan masyarakat;pemasaran;digital marketing;pengelolaan keuangan;akuntansi dan pembukuan;koperasi;ekonomi kreatif;pengembangan usaha; peningkatan kapasitas organisasi masyarakat).

Hukum, Pemerintahan, dan Kebijakan Publik (penyuluhan dan literasi hukum; bantuan dan pemberdayaan hukum masyarakat; administrasi pemerintahan; pelayanan publik; tata kelola desa; perlindungan konsumen; hak asasi manusia; penguatan kelembagaan masyarakat; peningkatan kesadaran hak dan kewajiban masyarakat).

Teknologi Informasi dan Transformasi Digital (literasi teknologi; digitalisasi masyarakat dan UMKM; sistem informasi; aplikasi berbasis masyarakat; keamanan digital; pemanfaatan artificial intelligence; teknologi pendidikan; peningkatan kompetensi digital; teknologi untuk kelompok masyarakat dan organisasi).

Teknik, Rekayasa, dan Teknologi Tepat Guna (penerapan teknologi tepat guna; rekayasa dan inovasi alat; teknologi produksi; teknologi energi; peningkatan efisiensi proses;m teknologi konstruksi; pemeliharaan fasilitas masyarakat; penerapan teknologi berbasis kebutuhan komunitas).

Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Pangan (pemberdayaan petani; pengembangan pertanian; peternakan; perikanan; ketahanan pangan; teknologi pengolahan hasil; peningkatan produktivitas; keamanan pangan; diversifikasi produk; pengembangan kelompok usaha pertanian dan perikanan).

Lingkungan, Kebencanaan, dan Pembangunan Berkelanjutan (pengelolaan sampah; konservasi lingkungan; sanitasi; perubahan iklim; energi terbarukan; mitigasi dan kesiapsiagaan bencana; pengurangan risiko bencana; pembangunan berkelanjutan; program masyarakat berbasis Sustainable Development Goals atau SDGs).

Sosial, Humaniora, Budaya, dan Keagamaan (pemberdayaan sosial; penguatan kelompok rentan; pengembangan komunitas; pelestarian budaya; pengembangan masyarakat berbasis nilai keagamaan; moderasi sosial; komunikasi masyarakat; pemberdayaan perempuan; perlindungan anak; penguatan kapasitas keluarga dan komunitas).

Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (pengembangan desa wisata; pemberdayaan kelompok sadar wisata; pengembangan produk kreatif; branding destinasi; pemasaran pariwisata; pengembangan potensi lokal; peningkatan kompetensi pelaku ekonomi kreatif).

Arsitektur, Infrastruktur, dan Pengembangan Wilayah (penataan lingkungan; perencanaan kawasan; permukiman; fasilitas publik; pembangunan desa; pemanfaatan ruang; peningkatan kualitas sarana masyarakat).

Pengabdian Interdisipliner dan Multidisipliner (program pengabdian yang mengintegrasikan dua atau lebih bidang ilmu; collaborative community engagement; pemberdayaan masyarakat berbasis kolaborasi; inovasi sosial; pembangunan desa dan daerah; pengembangan model pemberdayaan masyarakat; program pengabdian berbasis SDGs.